Tolooonggg,,, eehhhhhh,,LONTONG….

L ontong adalah jenis makanan yang terbuat dari beras yang dibungkus dengan daun pisang. Ga jelas darimana kenapa itu dinamai lontong, mungkin karena bentuknya yang lonjong kali ya????? Tapi karene lonjongnya kecil jadi namanya lontong. Heheheh …..

Permukaan lontong biasanya berwarna hijau, itu karena pengaruh daun pisang yang membungkusnya. Lontong sendiri sudah bukan barang asing lagi bagi masyarakat kita. Hampir dimanapun pasti mudah sekali untuk mendapatkan lontong. Lontong biasanya digunakan sebagai menu pendamping dari ketoprak, sate, mendoan dan sebagainya. Biasanya juga sebagai bekal dalam melakukan perjalanan. Banyak orang yang melakukan perjalanan jauh pasti bawa bekalnya berupa lontong sama gorengan. Bahkan di tempat2 umum ataupun di transportasi umum seperti bis & kereta, banyak sekali para pedangan yang berjualan lontong. Jadi, kalo buat para musafir, lontong kayanya sudah menjadi sahabat selama perjalananlah pokoknya,,,:D

Berawal dari komentar2 pedas di fb, yang ujung2nya kembali ke lontong, aku jadi trinspirasi tuk ngebahasnya. Aku di sini ga akan membicarakan mengenai spesifikasi lontong itu apa, nilai kandungan gizinya itu bagaimana, kadar vitaminnya kaya apa, ataupun masa kadaluarsanya juga berapa hari misalnya. Itu sudah ada bagiannya masing-masing. Yang ingin aku tulis disini adalah, entah kenapa sejak safari lebaran kemarin, ko sampe sekarang yang namanya lontong kayanya menjadi headline pembicaraan kami. Kemana kami diskusi ataupun ngobrol2, pasti ujung2nya kembali lagi ke lontong.

Ga tau asalnya darimana, tapi yang pasti sejak kami bersafari ria ke Guci. Mungkin karena waktu itu di Guci, makanan yang disantap adalah lontong & mendoan,,,,Tapi kalo dipikir2, ya kayanya biasa ajalah ya,, orang namanya lontong ya kaya gitu. Tapi aneh bin ajaib, kenapa sampe menjadi topik pembicaran di dunia fb kami yah????? Hehehehe… Apa mungkin karena bentuknya yang menjadi daya tarik untuk dibicarakan???

Hanya Ka’ Aida (versine Agil) yang tau jawabannya. =)) Tapi yang pasti, sampai kapanpun, yang namanya lontong akan tetap hidup di bumi kita ini. Akan tetap menjadi makanan has orang Indonesia. Mari kita lestarikan “lontong” ini, jangan pada gengsi untuk makan lontong. Tau rasa kalo udah diakui sama tetangga. Makanya mumpung sebelum terjadi hal2 yang tidak diinginkan, mari kita sama-sama budayakan makan lontong. Hehehehe…..

Lontoooong, lontongggggg……. Plus mendoaaannnnneee..

Ni ada gambar Ka Aida lagi pegang lontong…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: