Kejayaan dan kehancuran itu Ujian bagi Manusia

SenyumAkan ada masanya, suatu saat kita berada dalam kebahagiaan yang tak terhingga. Namun jangan lupakan pula, suatu saat nanti kita akan berada dalam kondisi sebaliknya. Layaknya sebuah roda yang terus berputar, terkadang berada di atas, sejalan dengan roda yang berputar, pasti akan mengalami pergeseran posisi dan kitapun bisa merasakan yang namanya di bawah.

Begitupun dengan roda kehidupan ini.

Tak selamanya, kita akan terus merasakan bahagia, tak selamanya kita akan merasakan kemenangan, tak selamanya kita akan selalu mendapat keberuntungan.

Semua telah digariskan olehNya, bahwa suatu saat kita akan dicoba oleh Allah dengan kekurangan jiwa, harta, hasil panen, dan sebagainya. Semuanya dipergilirkan kepada manusia.

“Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu, Kami pergilirkan diantara manusia (agar mereka mendapat pelajaran)….” (QS. Ali Imron: 140)

Allah memang maha baik kepada manusia. Kejayaan dan kehancuran, semuanya ditujukan untuk makhlukNya, terutama manusia. Maksudnya tidak lain adalah agar kita bangsa manusia mampu mengambil pelajaran dari kejayaan dan kehancuran yang sedang Allah titipkan kepada kita. Karena kita merasa sebagai makhlukNya yang berakal, maka kita dituntut untuk bisa mengambil pelajaran dari setiap kejadian apa pun yang Allah perlihatkan kepada kita.

Tidak lain agar kita mendapat pelajaran. Pelajaran apa yang sedang Allah berikan kepada kita?

Diantaranya adalah sebuah pelajaran yang sangat berharga. Bagaimana kita bisa memposisikan keadaan kita di saat sedang berjaya atau sebaliknya di saat kita sedang terjatuh.

Penekanannya adalah, apakah di saat berjaya ataupun terjatuh, kita masih ingat Allah. Apakah iman kita masih terjaga dengan baik? Ini salah satu pelajaran yang sangat berharga yang sedang Allah ajarkan dari digilirkannya masa kejayaan dan kehancuran itu.

Di saat kita sedang berjaya, apa sikap yang harus kita lakukan agar senantiasa tetap beriman kepada Allah? Di saat kita berjaya, syukur nikmat ataukah kufur nikmat yang menguasai jiwa raga kita.

Demikian pula sebaliknya, di saat kita terjatuh. Apakah iman kita juga akan ikut tergoyah, dan tak percaya lagi kepada Allah, karena kita sedang merasa dihinakan oleh Allah? Ataukah kesabaran dan keikhlasan yang menyelimuti jiwa ini saat kehancuran itu singgah pada kita, karena yakin bahwa semua itu adalah dari Allah sebagai ujian bagi orang-orang beriman?

“Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: “Tuhanku telah memuliakanku. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rizkinya maka dia berkata: “Tuhanku menghinakanku” (Al Fajr: 15-16)

Syukur saat sedang di atas, sabar saat sedang di bawah. Ikhlas menerima semuanya karena itu adalah dari Allah. Sebab kekayaan dan kemiskinan adalah ujian dari Allah bagi hamba-hamba-Nya.

Wallahu’alam bis showab

8 comments

  1. Seperti roda yang berputar, di atas ataupun di bawah adalah hal biasa dan sementara, begitupun kehidupan, yang luar biasa adalah ketika kita bisa bersabar sekaligus bersyukur, baik ketika di atas maupun di bawah.
    Apa kabar, Mas Ruri? Salam hangat untuk keluarga tercinta.

  2. bersyukur dan bersabar selalu senantiasa kita lalui

  3. dengan syukur Allah akan menambah nikmat, dengan bersabar maka Allah bersama orang-orang yang sabar…

  4. syukur, sabar, ikhlash, istighfar… gitu ya?

  5. hai, boleh minta emailnya untuk kerjasama?

  6. Jadi sekarang tengah berada dikondisi mana kita sekarang? Kondisi baik yang dianggap kurang baik, atau kondisi kurang baik namun dipaksakan dianggap baik?

  7. benar sekali mas

    sebuah renungan yang baik bagi kita semua. kita harus bisa bersyukur dan bersabar.

  8. dan kebanyakan orang akan gagal ketika diuji dengan kelimpahan mas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: