Witing Tresno Jalaran Seko Seringe Moco

Foto 1409Pepatah jawa mengatakan witing tresno jalaran seko kulino. Iyaa, cinta tumbuh karena terbiasa. Begitu maksudnya dari pepatah tersebut. Terbiasa karena sering bertemu, terbiasa saling berinteraksi, terbiasa beraktifitas bersama, dan terbiasa bersama-sama yang lainnya. Dari keterbiasaan itulah, maka katanya akan menumbuhkan Tresno atau cinta.

Bagaimana bila pepatah tersebut dihubungkan dengan Al-qur’an??

Kita yang mengaku sebagai umat muslim, umatnya nabi Muhammad, pasti kalau ditanya cinta apa gak sama Alqur’an, pasti jawabnya adalah CINTA, bahkan pakai banget. Pertanyaan selanjutnya adalah, bagaimana bukti cintanya pada Al qur’an? Nah ini yang terkadang bikin makjleb pada diri sendiri. “Iya yah, beneran dah cinta sama Al qur’an. Tapi kok rasanya cuman di lidah doang. Dibaca enggak, apalagi ditabarui,, beuh boro-boro baca, ngelirik aja enggak”… astaghfirullah…

Nah dari sinilah, kita yang mengaku sebagai muslim, yang mengakui bahwa Alqur’an ini adalah sebagai petunjuk hidup dunia akhirat, tentu seyogyanya harus banyak melakukan interaksi dengan Al qur’an. Layaknya sesuatu yang dicintai, pasti ga rela kan kalau jauh-jauh darinya. Pastinya ingin selalu kan dengan dengannya, pastinya ingin selalu banyak waktu untuk berinteraksi dengannya kan??

Bagaimana mau cinta pada Alqu’an, kalau membacanya saja enggak mau. Bagaimana mau dikatakan cinta pada Al-qur’an, sedang membacanya saja kalau lagi ingat saja. Cinta bukan hanya sekedar diucap, tapi memang perlu direalisasikan, perlu pengorbanan. Perbanyaklah membaca Alqur’an, kelak akan tumbuh benih-benih cinta di dalamnya. Perbanyaklah berinteraksi dengan Alqur’an, kelak dengan berjalannya waktu, akan ada rasa cinta yang mengiringinya.

Jangan banyak alasan untuk tidak membaca Alqur’an. Aah, saya ga bisa baca qur’an. Makanya belajar biar bisa baca qur’an. Aaah, bacaan saya masih amburadul, makanya perbanyak membaca agar bisa menjadi lancar dan benar. Kalau sudah berputus asa karena merasa bacaannya amburadul, dan kemudian menjadikannya berhenti membaca Alqur’an, naudzubillah. Itu bukanlah jalan yang benar. Bagaimana agar bisa membaca Alqur’an yang benar dan lancar. Bukan masalah cerdas dan pintar, tapi adalah bagaiamana kita mau terus belajar dan terus belajar. Semakin banyak waktu kita untuk membaca Alqur’an, biidznillah kita akan bisa membaca Alqur’an dengan benar dan lancar. Layaknya waktu kita masih kecil dulu, sewaktu pertama kali diperkenalkan alfabet dari A sampai Z, kemudian belajar mengeja kata demi kata sampai akhirnya sekarang bisa lancar membaca. Apa yang dirasakan?? Sebenarnya sama, awalnya pasti kita dulu juga terbata-bata membaca “INI BUDI, INI IBU BUDI, dsb”. Pasti awalnya terbata-bata. Tapi kenapa sekarang jadi lancar membaca? Itu karena tidak lain adalah kita terus belajar dan belajar, bahkan setiap hari tiada berhenti belajar membaca dan mengeja huruf alfabet. Sama dengan Alqur’an. Awalnya ya sama kita belajar dari Alif sampai Ya, belajar mengeja per kata. Kalau terus menerus belajar seperti itu, maka insya Allah akan diperlancar bacaan Alqur’an kita oleh Allah SWT.

Witing tresno jalaran seko seringe moco. Cinta tumbuh karena seringnya membaca. Perbanyaklah membaca Alqur’an, maka dengan sendirinya akan menumbuhkan rasa cinta kepada Alqur’an. Kalau sudah cinta pada Alqur’an, sehari tanpa membacanya rasanya ada yang kurang. Tak bersemangat kalau mengawali hari tanpa berinteraksi dengan Allah lewat ayat-ayat cintaNya itu. Mengawali cinta pada Alqur’an dengan sering membacanya, setelah itu kita tingkatkan untuk belajar memahami maknanya, mentadaburinya, menghafalnya, dan kemudian mengamalkannya. Insya Allah dengan cinta pada Alqur’an, dengan banyak berinteraksi dengan Alqur’an,  semoga Allah SWT memberkahi dalam setiap langkah kehidupan dunia kita dan kelak dari ayat-ayat cintaNYA yang sering kita baca ini, akan menjadi penolong kita di hari akhir… aamiin.

6 comments

  1. pa kabar mas mabruri, semoga sehat selalu..
    bener banget..witing tresno jalaran seko seringe moco…iya kalo kita sering membaca terusl…menyimak artinya…masyalah …terasa indah dan semakin cinta….semoga saya juga semakin banyak meluangkan waktu untuk membaca qur’an

  2. nge-like aja deh
    saya setujuh😀

  3. Jadi inget santri2 v dulu🙂
    Mereka amsih kecil dan lincah2 tapi semangat ngajinya gak pernah pupus setiap harinya

  4. Artikelnya menarik dan bermanfaat,,,, salam kenal ya,,,

  5. Pas banget ini menjelang Ramadhan😀

  6. Wah betul sekali tulisan ini, layak dicoba dan dipraktekkan…salam kenal ya mas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: