“M”-nya itu bukan Muhammad ….

Tiba-tiba saja saya merasakan kangen yang teramat kepada temen sebangku waktu kelas 3 SMA, yaitu Muhammad Zulfi Zamani. Dia bisa dibilang soulmate lah pada zamannya dulu, dan sekarang pun masih begitu.. hehehe. Hanya saja sekarang sudah sangat jarang sekali bisa ketemu, paling banter setahun sekali ketemunya, saat idul fitri tiba.

Masa SMA, masa anak-anak yg terbalut dengan abu-abu putih, kata banyak orang sih katanya masa-masa yang paling indah. Masa yang penuh dinamika, dimana kita mulai mencari jati diri. Seperti itulah, semuanya pasti sudah merasakan, dan tentunya sangat mengasyikan sekali kalau mengenang masa-masa itu.

Tak terkecuali juga saya dengan sahabat yang satu ini. Banyak cerita menarik antara saya dengan dia. Kami baru kenal cuma waktu kelas 3, kebetulan pas kelas 3 kami berada dalam satu kelas. Kelas 1 & kelas 2 mah ga kenal sama sekali. Begitu kelas 3, dia jadi teman sebangku saya, dari situlah keunikan-keunikan mulai kami rasakan. Dari hal yang tidak kami duga, ahirnya harus kami terima kenyataannya, bahwa ga tau kenapa, ko’ ndilalahe (tepatnya atas izin Allah ), saya yang jauh di pegunungan, sedangkan dia juga ga tau darimana, eh, nama bapaknya bisa sama, yaitu Bapak “N”. Bapak saya namanya Pak “N”, bapaknya dia juga Pak “N”. Apakah Pak N punya istri dua?? Ooo,, ternyata tidak. Pak N-nya saya dan Pak N-nya Zulfi, hanya sebatas kembar di nama saja.πŸ˜€ Dari situlah, kami menjadi akrab sampai sekarang.

Cerita lain yang sangat menarik antara saya dan dia adalah waktu kejadian di pusat kesehatan, waktu dia mengantarkan saya berobat. Saya dulu pernah menulis cerita ini di blog yang lama, dan setiap kali saya kangen sama dia, pasti kejadian ini yang saya inget2 lagi. Kebetulan waktu itu saya sedang sakit, tapi saya paksa untuk tetap masuk sekolah. Ceritanya kurang lebih seperti ini:

“M”nya itu bukan Muhammad……
Pastinya bagi yang belum tahu, akan bertanya-tanya. Maksudnya apa? Makanya ikuti cerita berikut ini.

Kejadian ini dialami oleh saya, bersama dengan rekan kita juga Muhammad Zulfi Zamani, yang akrab dengan sebutan Zulfi. Apa yang sebenarnya terjadi antara Mabruri dan Zulfi? (sabar bung…..)

Begini, setiap orang pasti diberi cobaan oleh Allah SWT. Termasuk saya. Saat itu, saya (Mabruri) diberi musibah berupa dikuranginya nikmat sehat. Sakit lah bahasane. Namun, karena ingin merasakan kehangatan dengan teman-teman IPA3, walaupun sakit, saya tetap saja berangkat ke sekolah. Alhasil, bukannya pelajaran didapat, malah jadi mengganggu konsentrasi keiatan belajar-mengajar.

Waktu itu, sedang berlangsung pelajaran Fisika (wah, jadi kangen ni sama pak Eko). Pelajaran yang bisa dikatakan momok yang menakutkan, bukan karena sulit, tapi karena gurunya…. (ha…ha…). Lanjut….

 

Nie yg ada pak Eko-nya

Nah, melihat kondisi saya yang kurang fit, Pak Eko menyuruh supaya saya istirahat saja di UKS. Bahkan Pak Eko menyarankan berobat ke Puskesmas. Berhubung waktu istirahat tinggal sebentar lagi, maka rencana ke Puskesmas yang disarankan Pak Eko pun ditunda sampe istirahat tiba.

Waktu istirahat pun tiba, saya pun pergi berobat ke Puskesmas. Takut di jalan terjadi sesuatu, maka sahabat dekat saya (saudara sebapak), si ZulfiΒ  mengantar saya ke Puskesmas. Di tengah perjalanan, Zulfi menanyakan kepada saya, bawa kartu berobat apa tidak. Lumayankan kalo pake kartu berubat, bisa gratis (ceritane). Ceritanya begini…..

Zulfi : “Mab…bawa kartu berobat nggak?”
Mabrur : “Wah, lupa ga dibawa Zul”
Zulfi : “ya udah, pake punya aku aja”
Mabrur : “Emang bisa”
Zulfi : “Bisa lah kali, ”
Mabrur : “Tapi kan di kartunya pake nama kamu dan juga ada poto kamu”
Zulfi : “sudah, dicoba aja. Sukur kalo bisa”
Mabrur : “ya udah, ntar dicoba”

Tak berapa lama kemudian, sampai juga di puskesmas. Lumayan banyak yang lagi sakit, jadi ikut ngantri dulu. Masuk ke loket pendaftaran, beneran, saya mendaftar dengan menggunakan kartu berobatnya Zulfi. Untungnya petugas yang mencatat pendaftaran tidak begitu teliti antara membaca kartu yang diserahin sama yang memberi kartu itu. Padahal waktu itu saya juga was-was kalo saja ketahuan bahwa kartu yang dipake itu bukan kartu saya.

Petugas mencatat registrasi tanpa melihat pendaftarnya. Jadi, proses pendaftaran lolos dan aman. Padahal, kalo ketahuan bisa saja ditolak. karena di kartu tersebutkan ada foto dan juga nama lengkap Zulfi. Sedang yang mendaftarkan diri adalah saya, Mabruri. Tapi nasib berkata lain. Lolos seleksi pertama. Plong rasanya. Jadi yang masuk ke dalam daftar adalah pake nama M. Zulfi Zamani.

Masuk ke tahap selanjutnya adalah antri untuk diperiksa sama petugas kesehatan. Setelah beberapa lama menunggu, tibalah giliran saya mendapat panggilan untuk diperiksa kesehatannya. Petugas pun memanggil nama M. Zulfi Zamani, tanda giliran untuk diperiksa.

Petugas :”M. Zulfi Zamani….”

Setelah mendengar namanya dipanggil, saya pun beranjak dari penantiannya dan masuk ke ruang pemeriksaan. Dengan langkah santai, saya masuk ke ruang pemeriksaan.

Dan tiba-tiba…..

Petugas :”M. Zulfi Zamani?”
Mabruri :”Iya bu”
Petugas : “Saya panggil M. Zulfi Zamani”
Mabruri :”Saya M. Zulfi Zamani, Bu”
Petugas :”Kamu M. Zulfi Zamani?? Tapi ko’, di baju kamu namanya Mabruri”

Duaarr….. Gubraakkkk….

Mati aku, ketahuan dech kalo bohong. Kenapa ga kepikiran dari awal. Kita tahukan seragam sekolah dulu, di bajunya ada papan namanya. Nah, petugas puskesmas itu liat dengan jelas di baju yang saya pakai itu ya tercantum nama saya dengan jelas,Β  MABRURI. Sedangkan yang ada dalam berkas pendaftaran adalah M. Zulfi Zamani. Jadi, petugas tersebut mencurigai saya. Saya semakin ketakutan. Gimana jadinya kalo sampai ketahuan.

Alhamdulillah, saya masih diberi akal yang cerdas (walaupun buat ngibulin orang,πŸ˜€ astaghfirullah). Dengan tenang, saya menjawab kecurigaan petugas tersebut.

Mabruri :”Iya bu, saya M. Zulfi Zamani”
Petugas :”Tapi itu dibaju, tulisannya ko Mabruri”
Mabruri :”Ya maaf bu, saya Mabruri Zulfi Zamani. “M” itu maksudnya Mabruri bu. Pasti ibu ngiranya “M”nya itu Muhammad ya bu”

Kenapa saya bisa punya pikiran seperti itu. Karena yang ditulis oleh petugas tersebut, untung saja nama Muhammad Zulfi Zamani, M-nya itu disingkat. Jadi, saya bisa merekayasa inisial M tersebut.

Petugas :”Ooooh… gitu. Ibu kira M-nya ya Muhammad. Lain kali, namanya ga usah disingkat kaya gitu ya” (pinta nya)
Mabruri :”Ya Bu”

Tanpa basa-basi lagi, Petugas itu pun langsung memeriksa kesehatan saya. Mengecek kondosinya dan memberi obat. Semuanya GRATIS…….

Ha…ha…ha…….

Wah…plong rasanya pikiran saya. Rintangan ahirnya terlewati. Ga tahu gimana perasannya saat itu. Ada rasa takut kalo ketahuan, ada rasa lucu juga membohongi petugas puskesmas. Campur aduk lah.

Saya pun menceritakan kejadian tersebut kepada Zulfi sambil kembali menuju ke Sekolah. Kedua mahluk tersebut terus menerus tertawa terbahak-bahak akibat perbuatan yang telah diperbuat. Harap maklum, kenakalan remaja. Astaghfirullah, ./……

Ya, begitulah, sekelumit pengalaman yang begitu berkesan, yang pernah dialami oleh saya waktu SMA kelas 3, dan sekaligus minta maaf kepada semua pihak yang terkait dalam kejadian tersebut. Mohon untuk tidak ditiru perbuatan tersebut…πŸ˜€ Semoga Allah mangampuni dosa-dosa hamba-Nya. Aamiin…

77 comments

  1. wkwkwkwkwkwkwkwk….. pinter bgt sob hahahahahaha………. nakal iki yow hahahahahaha

    salam persahabatan selalu dr MENONE

    1. hahahahah,,, satu kejailan dari sembilan kebaikan saya mas… hahaha,,, (kata sendiri),,,,
      salam persahabatan selalu….

  2. Yang lumrah kalau M itu pasti Muhammad, tapi lain lagi dengan di Bali. M itu untuk penyebutan Made karena yang namanya Made itu bisa sekecamatan samaπŸ˜†

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    1. Alhamdulillah kejadian yang saya alami di Jawa pak,
      jadi M sudah identik dengan Muhammad…. πŸ˜€

  3. Huahahahaha… untung aja namanya disingkat!!!πŸ˜†

    1. hahahha,,,, keberuntungan berpihak pada saya bunda…πŸ˜€

  4. Ya biasalah Mas, kenakalan masa SMA, Dulu Saya juga pernah ngajak teman satu lokal untuk tidak masuk sekolah satu harian penuh. Karena nga suka melihat guru fisika. Keesokan harinya kelima orang pencetus ide (termasuk Saya) dapat sanksi berupa peringatan keras dr Kepsek.

    1. haha,,, tpi Alhamdulillah, waktu itu kata guru PPkn saya, sikap saya baik sih mas, jadi rasa takutnya besar juga waktu ngelakuin hal semacam itu…
      Apalagi sampe bolos2, saya ga pernah mas…πŸ˜€
      Tapi semua itu bisa jadi kisah tersendiri dalam kehidupan ini,,,

  5. Nama di singkat, kalau M emang banyak orang menyangkanya Muhammad
    Persahabatan yg indahπŸ™‚

    1. iya mas,,, “M” sudah identik dengan Muhammad…
      Alhamdulillah mas, smoga di dunia blog ini juga bisa terjalin persahabatan dengan semuanya..

  6. bintang · · Reply

    woo dasar mas M. . .

    1. mas M siapa???πŸ˜€

  7. M itu diganti aja jadi bukan Muhammad atau Mabruri tapi Mas aja..
    Hhehee, maaf Mas..

    1. heheheh,,,,, kan di seragamnya tulisannya Mabruri mas,, jadi ya ga kpikiran mau ganti pake Mas…πŸ˜€

  8. wkwkw untung aja inisial depannya sama “M” wkwkwk

    1. iya tuh pak,, coba kalau dia namanya Ahmad Zulfi Zamani,,,
      dah skak mati lah saya…πŸ˜€

  9. hahaha ngakak juga saya bacanya.. dalam keadaan sakit masih bisa berpikir cepat juga ya?
    btw, itu lagunya kok sama ya ma yang ada di postingan saya barusan, lagunya Sheila On seven Sebuah Kisah Klasik Untuk Masa Depan.. saya posting dulu bari BW ke sini lho jadi gak nyontek hihihiπŸ˜†

    1. hahah,, ga tau tuh mba,,, kerasukan setan apa bisa mpe kpirak seperti itu…πŸ˜€
      wow,, sheila genk juga tah?? lagu2 favorit pada masa jayanya dulu pokoknya mah, mpe skarang juga pastinya tetep2 enak didengar…

  10. Aku ga mau tiru ah..hihih..
    Tapi seru bacana, pengalaman ga bisa di lupakan ka..kalau aku jarang menyingkat nama. Jadi pengalaman ya ka..mudah2an tidak terulang lagi..kacian namana jadi berubah,,

    1. ya jangan dong de’, ga baik itu…..
      kebetulankan nama temannya itu panjang, jadi ya M-nya disingkat…
      alhamdulillah sudah jadi kaya keluarga sama dia mpe skarang de’…πŸ˜€

  11. ternyata punya bakat juga yaa,, mengantisipasi keadaan maksudnya,,
    si untung masih berpihak sama M,, sejak itu pasti maunya sehat terusπŸ™‚

    1. heheheh,,,,,, ga tau juga bisa langsung kepikiran sampe situ…πŸ™‚
      iya pastinya,, takut aja kalo mpe periksa kesitu lagi..πŸ˜€

  12. wah…kenangan persahabatan di masa lalu memang seringkali menyenangkan ya..apalagi klo persahabatan itu langgeng hingga kini… eh, lihat foto2 sma gini jadi ingat rencana reuni akbar sma ku bulan juni nanti…asyiik…

    1. he eh mba,, alhamdulillah temen2 SMA mpe skarang msh sering komunikasinya…
      waah,,seru ni kyanya,,, angkatan SMA saya jg belum sempet reunian,, tpi klo temu2 yg ga formal sih sering, tiap lebaran misalnya selalu ngumpul….

  13. Kenakalan yang masih wajar mas….

    1. iya,, coz itu dilakukan secara spontanitas aja, tak direncanakan sebelumnya…πŸ˜€

  14. wuakakakakaka.. ngakak saya baca postingan ini mas.. bisaaaa aja ni ngibulin orang.. wkwkwkwk:mrgreen:
    Mabruri Zulfi Zamani disingkat M. Zulfi Zamani. hahaha..

    1. hahahhaha,,,,, sama, sayanya sendiri aja kalau lagi inget2 tu juga ketawa2 ndiri koh…..πŸ˜€

  15. wah, msih bisa berkelit nih Kang…

    psti menjadi stu diantara kenangan indah lainnya ?

    1. hehehhehe,,,,, alhamdulillah msh bisa waktu itu, kalau nggak, ga tau bakalan bsa dipriksa atau gak sakitnya..πŸ˜€
      ya pastinya, dan tentunya kenangan2 yang baik2lah…πŸ™‚

  16. yanrmhd · · Reply

    hahaha…mantap ceritanya..πŸ˜€
    jadi kisah klasik untuk masa depan…

    ok, semangat! do the best..πŸ˜‰

    1. hahaha,,,,, bagian dari kehidupan masa remaja mas….
      pasti akan selalu diinget…
      makasih mas,, semangaatttt juga…

  17. hahaha… enak doms mas dapet obat gratis :p

    1. enak banget rasanya,,,,, apalagi pas itu uang sakunya lagi ngepas… hahaha

  18. Anugrha13 · · Reply

    untung aja mas zulfi punya nama M didepannya vro..klo ga bisa dideportasi langsung kamu dr puskesmas hehe

    1. hahaha,,, betul2,,,, keberuntungan mash berpihak pada saya mas,,, ga kebayang seandainya Zulfi nama panjangnya Ahmad Zulfi Zamani…πŸ™‚

  19. jadi mengingatkan saya pada teman2 se SMA dulu, kabarnya tak terdengar lagi. Lewat FB pun gak ada kabarnya, hanya beberapa yang sempat tersambung

    1. hmmm…. kangen banget pastinya….
      mskipun sudah sangat jarang sekali, minimal komunikasi via seluler atua internet masih terhubung, alhamdulillah

  20. cxcx…. kocak bgt..
    masa2 SMA memang sangat indah untuk dikenang.. dari mulai sahabat2 hingga segala yang dialami bersama sahabat..

    hwaaa…. jadi kangen sama sahabat2 SMA…

    1. hehehe,,,, hu uh,, msa pencarian jati diri,,,
      rame pokoknya, apalagi saat2 menjelang perpisahan…πŸ˜€

  21. hehehehhe… bandel juga yak.

    1. bandel karena kefefet …πŸ˜€

  22. hhehehe
    setelah itu apa gak pernah sakit n pergi ke puskesmas lg mas? sapa tau petugasnya masih inget dg wajah n namax?

    1. Bunda bsa ajaa..
      Alhamdulillah setelah itu nikmat sehat selalu didapat bun….πŸ˜€

  23. Pasti petugas puskesmase tetep ora percaya mpe saiki…

    1. ya ra bakal percaya mesti,, wong mpe siki ra ngerti sih bahwa biyen dikibuli…πŸ˜€

  24. lucu th cerita tentang M itu .. heheh

    1. iya,,,saya yg nulis jg bisa ketawa2 ko bacanya,,,,
      Ko ini namanya sama,,,, apa emang pemilik blognya emang satu orang??

  25. ya suka ma cerita yg paling akhir,, bener2 jenius .. hehe πŸ™‚

    1. hehhe,, makasih mba, tp jangan ditiru ya…πŸ˜€
      makasih mba dah berkunjung kemari….

  26. hahahahahaha, kreatif mas.. memang sih, masa-masa SMA tu masa-masa yang penuh dengan kenangan unik dan lucu.. selamat bernostalgia ya mas..πŸ™‚

    salam hangat dari Palembang..

    1. hehehehe,,,,, kreatifitas yang muncul dalam keadaan darurat,,,, luar biasa sekali pokoknya..πŸ˜€
      ya begitulah, masih banyak lagi tentunya kenangan2 semasa SMA…πŸ™‚
      makasih kunjungan ke brebesnya,,
      salam saya dari Brebes,,,,

  27. hahahaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..jago `ngeles` juga ya….masa SMA memang masa ya penuh kenangan yang aneh dan lucu…

    salamπŸ™‚

    1. hahahahha,,,, ga jago2 amat ko mas,, cuma itu doank kayanya….
      SMA emang penuh dengan cerita…
      salam hangat dari saya

  28. Fikriyansyah · · Reply

    wkwkwkwk (m’f mas sya ketawanya bukan krn tertawa di atas penderitaan mas, tp ketawanya krn lucu) hehehe. saya baca nama bapaknya 2x baca, baca sekilas mlah jadi bingung. hehe.. sekali-kali boleh y mas ngibulin orang. hehehe

    1. hahahaha,,,,, bukannya sekali-kali,,, harusnya sih ya janganlah,,
      itu cuman karena kefefet mau gimana lagi…πŸ˜€

  29. Singkat komentar saja,
    “Saya kangen SMA”.
    T.T

    1. wah,padahal jatah durasinya banyak lho….πŸ˜€
      heheh,, kumpulin lagi temen2 SMA-nya & saling bertukar kenangan

  30. heheheheπŸ˜€
    Lucuuuuuu banget, waduh SMA udah pinter bo’ong nich… tapi gak pa2 lah bo’ong utk kebaikan…πŸ™„

    1. hehehe,,, boong karena kefefet mba’….πŸ˜€

  31. Persahabatan adalah modal bagi masa depan dimana manusia tidakbisa hidup menyendiri… Kisah SMA memang penuh kenangan ya…

    Seneng udah bisa mampir ke sini, salam hangat dari Iraq.. ya, Iraq yang masih meladak-ledak itu..

    1. betul pak, dan biarkan dia menjadi bagian dalam menyusuri hidup di masa depan…
      wah, makasih banget kunjungannya,,, tp beneran ni dari Iraq,, cek deh ke TKP..πŸ˜€

  32. ga papa. itu namanyya kreatif….
    hahahahahahaahah

    pertahankan dan lanjutkan Nak….
    :p

    1. hahahahah,,, msh wajar ya mas……
      ya jangan dipertahankanlah,,, cukup mpe disitu aja….πŸ˜€

  33. huahahhahahahaa… cerdas. cerdas saat kepepet. benar-benar membantu πŸ˜€
    hihihihi. kocak juga tapi yak

    1. hahaha,, nda tau tuh, tiba2 saja bisa kpikiran sampe situ…πŸ˜€

  34. Aduh maap, saya bener2 ketawa baca pengalaman Mas Mabruri ini…πŸ˜†
    Iya sih ya, nama “M” bagi kita udah terbiasa menganggap bahwa itu adalah “Muhammad”. Padahal, gimana kalo “Markus”?πŸ˜€

    1. heheheh,,,,,
      kayanya perlu ada gerakan tidak boleh menyingkat nama ni….πŸ˜€

  35. cerdas dan nakal nih Mabruri….hehehe…
    emang sudah kebiasaan ya ..M itu Muhammad. Kalau Maulana ga pernah disingkat jadi M tuh

  36. OOT…nasyidnya keren…
    boleh tau apa judul dan siapa penyanyinya?
    pengen donlot deh rasanya….

    1. hehehe,,, kepepet itu bun,,, ga direncanain soalnya..πŸ™‚
      oohh, itu lagunya Sami Yusuf yg judulnya No word is worthy,
      silakan dicari..

  37. INSAN CITA COMPUTER · · Reply

    seru neh… dulu saya juga pernah ngalamin hal serupa, tapi beda tempat.πŸ˜€

    1. masa??? senasib brarti mas…πŸ˜€

  38. Hihihi, keren dah… M-nya, jadi mabruri, alhamdulillahnya namanya juga M

  39. […] kami berdua. Salah satunya yang paling berkesan adalah ketika saya berubah menjelma sebagai MABRURI ZULFI ZAMANI. Kisahnya sudah pernah saya ceritakan di blog ini, waktu saya sakit ketika itu dan berobat di […]

  40. Hahaha… ups….
    Lucu sekali … kenakalan kecil remaja. Siapa yang tak pernah berbohong? Apalagi kepepet. Seru.. beruntung…. Hahaha….
    #Jangan diulang lagi# Hahaha…

  41. Biasanya orang kalo kepepet pikirannya jadi buntu yachh…ini keren loch malah kepikiran seperti itu hahahha……hebat juga bisa berpikir cepat disaat kritis hihihhi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: