22/8/1987 – 23/3/2011 (Semoga kau tenang di sisi-Nya dik…)

Assalamu’alaikum Wr. Wb….

Alhamdulillah, puji syukur hanya untuk Allah, karena atas segala nikmat dan karuniaNya, alhamdulillah saya bisa kembali menata hati untuk kembali beraktifitas seperti biasa. Setelah kemaren menghilang, seperti manusia yang tidak punya sopan santun, pergi begitu saja tanpa permisi, ahirnya kini bisa menjumpai sahabat2 semua. Saya merasa bersalah dan minta maaf, dan karena memang panggilan itu begitu mendadak sehingga tidak sempat buat saya untuk berpamitan. Saya sadar, perjalanan masih panjang dan tentunya tak boleh larut dalam duka. Yang telah terjadi, biarlah saya serahkan kepada Allah, karena Dialah sebaik-baiknya tempat berserah.

Kehilangan??? Sudah sangat pasti merasa kehilangan. Berat rasanya untuk menerimanya. Terlalu cepat rasanya Allah memanggilnya. Sedangkan kami masih sangat menginginkan dia berada diantara kami.

Hari itu, Senin malem (21/3/’11), sehabis shalat Isya, sekitar pukul 19.30 saya mendapat panggilan dari sanak keluarga yang sedang menjaga adik saya di rumah sakit untuk segera pulang. Sontak saja panggilan mendadak itu membuat hati saya tak tenang. Pikiran saya sudah ga karu-karuan. Tapi dengan sekuat hati saya mencoba untuk mengingat Allah. Tanpa berfikir panjang, saya pun bergegas pulang untuk menemui adikku yang sedang dirawat di RS Kariadi Semarang. Perjalanan yang jauh dari Jakarta. Saya hanya berdoa semoga masih ada Bis-bis yang masih standby di terminal mengingat waktu sudah malam. Dan alhamdulillah, Allah memberi kemudahan. Ahirnya saya berangkat meninggalkan Jakarta sekitar pukul 22.00 dan sampai di Semarang pukul 17.00 WIB keesokan harinya.

Sampai di RS, baru saja saya terlihat di pintu masuk kamar perawatan, Adik saya menyambut saya dengan senyum manisnya. Dia panggil saya, diraihnya tangan saya, dan peluk cium menjadi semakin haru. Dia begitu tegar, seolah sedang tidak terjadi apa-apa. Saya sendiri tak sanggup untuk menatap wajahnya karena saya tak kuasa menahan air mata yang sudah membendung di pelupuk mata.

Kepergiannya seolah hanya tinggal menunggu ijin dari saya. Dia memang Adik yang baik.  Sampai-sampai untuk pergi pun, Dia belum mau pergi sebelum berpamitan dengan saya. Mungkin sudah saatnya. Telat sehari saja, pasti saya tidak bisa menemuinya untuk terakhir kalinya, dan saya akan menjadi seorang kakak yang amat sangat bersalah. Kuasa Allah di atas segalanya, segala usaha telah kami lakukan. Namun Allah berkehendak lain. Malamnya sekitar pukul 00.15, Allah telah mengambilnya kembali. Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.

Sungguh air mata saya tak kuasa saya bendung. Tiada yang salah dengan menetes air mata ini karena kehilangan orang yang saya sayangi. Tapi dengan penuh keyakinan, hati ini tetap percaya pada Allah atas apa yang telah terjadi, bahwa semua ini adalah cara terbaik yang Allah berikan untuk kami semua. Tubuh ini mungkin lemas, pikiran tak tau kemana, tapi tidak dengan hati. Hati ini tetap percaya, bahwa ini adalah ujian dari Allah, karena sebenarnya Allah sayang kepada kami semua. Air mata menetes, tapi hati tetep percaya pada Allah.

Ya,, kematian sudah pasti akan menimpa kita semua. Hanya saja kapan itu akan terjadi pada kita, hanya Allah yang tau. Yang pasti, kita semua akan mati.

Selamat jalan dik, kau telah berada dalam penjagaan yang sebaik-baiknya penjagaan, kau telah tenang bersamaNya. Semoga segala yang telah kau lakukan di dunia ini, Allah catat sebagai amal ibadah dan segala dosa-dosanya diampuni oleh Allah SWT. Do’a saya, doa kami semua selalu menyertaimu dik. Kau akan selalu ada diantara kami. Kepada semuanya, mohon dibukakan pintu maaf untuk adik saya.

“Tiap-tiap yang bernafas pasti akan mati” Kami pasti akan menyusulmu…..

Fatmawati (Zahrotun Nisa) 22/8/1987 – 23/3/2011

46 comments

  1. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
    sakit apa si adek???
    smoga mendapatkan tempat yang indah di alam sana

    1. Aamiin y Rabb….
      Makasih bunda do’anya,,,
      dia terindikasi kanker sel getah bening bunda..

  2. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
    Semoga amal ibadahnya di terima disisiNya.. Amin

    1. aamiin ya Rabb,,
      makasi ya ms do’anya..

  3. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un…
    “Tapi dengan penuh keyakinan, hati ini tetap percaya pada Allah atas apa yang telah terjadi, bahwa semua ini adalah cara terbaik yang Allah berikan untuk kami semua. ”
    Dan memang keyakinan itulah yang harus selalu kita pegang ketika kita menghadapi hal yang sama suatu saat nanti sob…

    1. yups bener banget……
      Ihlas & sabar dalam menerima setiap apa yg telah digariskan oleh Allah SWT….

  4. Innalillahi wa inna illaihi roji’un…
    turut berduka yg sedalam-dalamnya atas kepergian adeknya mas…
    semoga arwahnya diterima di tempat terbaik di sisiNya…dan diberi ketabahan bagi keluarga yg ditinggalkan…

    1. Aamiin ya Rabb…..
      Makasih ms do’anya, smoga diijabah,, aamiin

  5. semua kita akan pulang….
    mg diluaskan dan diterangi kuburnya selalu. dan, tercatat husnul khatimah. amiin

    1. Aamiin ya Rabb….
      makasih doanya mba, semoga diijabah..

  6. Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.
    Aku turut berduka cita… Semoga segala amal ibadah & perbuatannya d terima Allah SWT…. Amin. Kamu sabar yaaa…😦

    1. Aamiin,,,, makasih mba do’anya…
      insya Allah kami ihlas dengan semua yg terjadi mba….
      makasih suport & do’anya…

  7. Assalamualaikum
    Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun, sarah turut berduka cita ka, semoga yang di tinggalkan sabar menghadapinya dan selalu mendoakannya.
    Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Allah.swt untuk Fatmawati (Zahrotun Nisa).
    Bagaimana untuk pembaca di bawah aku sehabis membaca kita mengirimkan surah al’fatihah untuk Fatmawati (Zahrotun Nisa).

    1. ‘Alaikumussalam wr wb.
      aamiin ya Rabbal ‘alamiin…
      makasih ya de, doa & supornya, smoga diijabah… amien…

  8. Innalillahi wa inna ilaihi roji’un… semua kembali kepada Allah.. semoga amal ibadah diterima sehingga mendapatkan tempat indah di sana..

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…
      makasih mas, smg diijabah….

  9. Assalamualaikum
    Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun, mas-tony turut berduka cita ,
    Semoga segala amal ibadah & perbuatannya d terima Allah SWT…. Amin. semoga yang di tinggalkan sabar menghadapinya dan selalu mendoakannya.

    1. ‘Alaikumussalam wr. wb.
      aamiin ya Rabbal ‘alamiin….
      makasih ya mas tony, semoga doanya diijabah.. aamiin…

  10. Innalilahi wainnailaihi rojiun…

    Kita memang gak pernah tahu soal takdir, rela atau tidak kita harus siap menerima segala kemungkinan yang akan terjadi, termasuk kematian. Dan bagi orang-orang yang sabar, ada balasan yang setimpal untuknya..

    Salam damai…

    1. setiap yang bernyawa pasti akan mengalami mati,,,
      salam damai masyhury….

  11. Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun.

    semoga di terma di sisihnya

    1. Aamiin ya Rabbal a’almiin….
      makasih pak..

  12. Innalillahi wa inna ilahi rojiun. Berapa usia adik nya mas? sakit ya? yang tabah ya mas, semoga almarhum di terima amal ibadahnya. keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan, amin..

    Pasti berat banget mas. Saya pun demikian ternyata perih banget rasanya kehilangan sodara kandung sendiri. Udah 3 minggu kehilangan kakak aja masih inget terus sedih. Apalagi mas yang baru kehilangan 1 minggu yang lalu. Yang tabah ya. selalu kirim doa aja.

    tetep semangat demi keluarga terkasih🙂

    1. Aamiin, makasih doa & suportnya mas…
      y bgitulah mas, mskipun lidah berkata ihlas, namun hati harus berjuang keras tuk bisa nerima kenyataan ini. Dia sakit mas, terdiagona kanker getah bening….
      insya Allah mas, percaya saja bahwa ini yang terbaik buat kami, karena itu adalah dari Allah SWT,,,🙂

  13. semoga mendapat tempat yang baik dan nyaman di sisiNya

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…..
      makasih pak do’anya, smoga diijabah…

  14. inalillah wa ina ilaihi roji’un….

    peringatan bagi kita semua yang saat ini masih bernafas,
    entah kapan waktunya…..kita pasti akan mengalaminya juga….

    semoga seluruh keluarga yang ditinggalkan melepas dengan tulus ikhlas…
    dan semoga pula, almarhumah berada dalam rahmat dan kasih sayang ALLAH, amin..ya..Rabbal alamiiin

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin….
      makasih mas doa & suportnya, mudah2an diijabah…
      Benar sekali, kita semua pasti akan menemukan yg namanya mati,,,

  15. turut merasakan betapa sedihnya kehilangan, tapi sebetulnya dia bukan hilang tapi kembali kepada Tuhan

    1. iya makasih mas……
      betul skali apa yg mas bilang, bahwa sesungguhnya dia telah kembali lebih dulu kepada yg berhak memilikinya,,,
      kelak kita juga akan menyusulnya….

  16. Sunnguh, saya turut berduka, Mas, dan dengan hati yang sungguh-sungguh dan tulus, izinkan saya juga berdoa:

    أَللهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَ ارْحَمْهَا وَ عَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا وَ أَكْرِمْ نُزُلَهَا وَ وَسِّعْ مَدْخَلَهَا وَ اغْسِلْهَا بِالْمَاءِ وَ الثَّلْجِ وَ الْبَرَدِ وَنَقِّهَا مِنَ الْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوبُ اْلأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ وَ أَبْدِلْهَا دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهَا وَ أَهْلاً خَيْرًا مِنْ أَهْلِهَا وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوجِهَا وَ قِهَا فِتْنَةَ الْقَبْرِ و عَذَابَ النَّارِ

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…..
      trimakasih pak,,,,
      mudah2an kita bisa mengambil hikmah dari takdir ini…

  17. amiin ya robb…
    allohumaghfirlaha warhamha wa’afihi wa’fu anha..

    turut berduka, mas😦
    semoga beliau ditempatkan di tempat terbaik di sisi Alloh..

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin..
      trimakasih doanya mba, smoga diijabah…

  18. Komputerbutut turut berduka gan…
    ada rahasia dibalik rahasia

    1. timakasih gan,,,
      insya Allah ini yang terbaik dari Allah SWT…

  19. Innalillahi wa inna illaihi roji’un,,saya turut berduka Mas..
    semoga Amal ibadahnya diterima oleh Allah..
    semoga Mas diberikan ketabahan, InsyaAllah..

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…
      makasih mas irfan, insya Allah mas…
      makasih do’a & suportnya

  20. Innalillahi wa inna ilaihi raajii’uun…..

    saya ikut berdoa semoga amal ibadah adiknya diterima oleh Allah SWT….

    Semarangnya mana mas?

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…
      makasih mas, smoga diijabah do’anya…
      Saya di brebesnya mas, kalau Semarang itu di RS. Kariadi, tempat adik saya dirawat selama sakit mpe meninggal di situ..

  21. Innalillahi wa innailaihi rojiun
    nderek bela sungkowo ya mas…semoga Allah SWT memberi tempat terbaik bagi adinda…

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin……
      maturnuwun mba,,, mugi2 doane diijabah… aamiin

  22. Innaalillaahi wa innaa ilaihi rooji’uun, semoga segala amalnya diterima oleh Allah SWT, dan mendapatkan tempat yang terbaik disisi-NYA, buat sobat Mabruri semoga diberikan kesabaran dan ketabahan, saya ikut terharu, Anda masih diberikan kesempatan oleh Tuhan untuk menemui Adik, walaupun untuk yang terakhir kalinya, itu membuktikan bahwa Allah sayang kepada Anda sekeluarga.

    1. aamiin ya Rabbal ‘alamiin…
      makasih y mas astra buat semua doa & suportnya,,, smoga itu menjadi amalan tersendiri buat mas astra dan Allah membalasnya dengan pahala, aamiin….

  23. […] oleh Allah SWT. Dia adalah adik perempuan saya. Dia meninggal dalam usia yang relatif masih muda (23 tahun). Itulah takdir Allah, hidup mati adalah kuasa-Nya, tak peduli tua atau muda. Yang jelas, setiap […]

  24. Innalillahi wa innailaihii rojiuun…
    Turut berduka cita mas…. semoga mas, sekeluarga diberikan ketegaran melewati cobaan ini… .

    salam.. . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: