Jangan makan karena nafsu, makanlah karena ibadah

A: (Duduk malas2an, seakan tak kuat buat berdiri sambil pegang perut)

B: Kanapa bang??

A: Ga tau apa, sakit perut ini.

B: Sakit kenapa? Belum makan?

A: Belum bang, belum yang ke lima kalinya. Becanda aja ni abang, kekenyangan ni kayanya.

B: Astaghfirullah,,, Kamu makan, laper apa emang rakus??? Makan mpe kekenyangan kaya gitu. Ga baik lho….

A: Udah, ga usah diceramahin, gimana nie???

B: EGP, weee…… (lari sekencang-kencengnya)…


Hm….. Seperti itukah diri kita ini? Makan kadang seenaknya sendiri, kalau bahasa asingnya biasanya ada yang bilang “mangan sekarepe wudele dewek”. Apa aja dimakan sekali makan. Sekali makan, ga nanggung-nanggung, 2-3 piring sekali habis. Ga mikirin kanan kirinya udah pada makan apa belum. Yang kanan kiri depan belakang aja ga dipikirin, apalagi buat mikirin yang ada di luar.

Ga beda jauh sama yang puasa. Mentang-mentang lagi puasa, giliran waktu buka, laga balas dendam dia pakai. Segala macam bentuk makanan dilahap sekali makan. Giliran udah selesai makan, perut jadi mules, ahirnya susah deh buat ngerjain yang lain.

Makan juga ada aturannya. Kalau yang diajarin Nabi sih, diantaranya makanlah sesudah lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Kita masih bisa makan jangan lupa untuk selalu ngucapin syukur sama Allah. Karena di luar sana masih sekali banyak yang ga bisa makan. Makanya, jangan lupa untuk selalu berdo’a sebelum makan. Masih pada ingat kan doa mau makan.

Kalau ga hafal keterlaluan dah namanya. Atau kita sudah hafal tapi sering hilaf untuk melakukannya. Mungkin ini yang sering kita lakukan. Padahal dengan doa itu, kita minta sama Allah, agar apa-apa yang kita makan itu adalah suatu yang berkah, yang nantinya akan bermanfaat buat diri kita sendiri, yang nantinya agar kita terhindar dari api neraka.

الَّلهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيمَا رَزَقْتَنَا، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

“Allahumma baarik llanaa fiima razaqtanaa waqinaa adzaa ban-naar”

Artinya :
Yaa Allah, berkatilah rezeki yang engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka

Tentunya tak lupa juga, selesai makan juga kita wajib bersyukur. Ya Allah, terimakasih Engkau telah membuatku menjadi kenyang dan bertenaga lagi. Bener-bener harus bersyukur banget tuh setelah makan. Yang ada malahan setelah makan, pada rame2 lomba sendawa. Bahkan ada yang buat main2 tu sendawa, bunyi sendawa dibuat-buat jadi irama. Astaghfirullah… Yang penting, makan adalah nikmat dari Allah dan wajib kita syukuri adanya.

الْحَمْـدُ للهِ الَّذي أَطْعَمَنـي وَسَقَانَا وَجَعَلْنَا مُسْلِمِينَ

“Alhamdu lillahhil-ladzi ath-amanaa wa saqaana waja’alanaa muslimiin”

Artinya :
Segala puji bagi Allah yang memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami memeluk agama islam

Jadi, jangan pernah lupa untuk selalu berdo’a sebelum dan sesudah makan. Dengan begitu insya Allah, makan kita bukan makan karena nafsu, tapi makan karena ibadah. Dunia ini adalah tempatnya ngumpulin pahala, jadi dalam setiap tingkah laku kita, usahakan agar bisa bernilai ibadah. Okey… Selamat makan…..

4 comments

  1. JAaahhh… bayar royalti iklan kuwe…

    1. hahaha,,,,,, salahe kamerane iki, kenang apa ana ning album potoku… hehehehe

  2. TAPI TAK DAPAT DIPUNGKIRI JUGA KANG, manusia mungkin juga termasuk saya. kerapkali makan dengan nafsu daripada karena ibadah. apalagi kalo udah kelaparan tuh 😆

    1. hehhe,, leres leres,,,, namanya juga manusia,,,, tp alangkah baiknya jiga kita saling mengingatkan…..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: