Warga Dawuhan Tolak Pemanfaatan Tuk Suci

Mata Air

Ini nih, satu lagi potensi Sirampog yang ga tau mau diapain sebenarnya. Yaitu Tuk Suci (mata air) yang ada di kawasan Dawuhan. Apakah nasibnya akan sama seperti mata air Kaligiri, entahlah. Yang jelas, warga di sekitar Tuk Suci tersebut dikabarkan menolak rencana pemanfaatan Tuk Suci itu untuk pembangunan jaringan air baku di kawasan Bregas (Brebes, Tegal dan Slawi). Hmm…. Boleh2 aja sih, asal bisa dipertanggungjawabkan dan tidak ada pihak-pihak yang merasa dirugikan.

Warga Dawuhan Tolak Pemanfaatan Tuk Suci

Brebes, CyberNews. Warga Desa Dawuhan Kecamatan Sirampog, Brebes, secara tegas menolak pemanfaatan mata air Tuk Suci sebesar 250 liter/detik untuk kepentingan pembangunan jaringan air baku di kawasan Bregas (Brebes, Tegal dan Slawi). Hal tersebut terungkap dalam pertemuan warga di kantor desa setempat, Kamis (20/1).

Informasi diperoleh Suara Merdeka CyberNews, Tuk Suci merupakan salah satu mata air di lereng Gunung Slamet yang akan dimanfaatkan untuk sistem pengelolaan air minum (SPAM) guna mengatasi kelangkaan air bersih di kawasan Bregas. Sedangkan mata air lainnya adalah Banyumudal 100 liter/detik, Serang 150 liter/detik, dan Suniarsih 150 liter/detik.

Wakil Ketua BPD, Dawuhan Suherman mengatakan, Tuk Suci selama ini merupakan sumber pengairan bagi ratusan hektare lahan pertanian. Menurutnya, 90 persen lahan pertanian di Kecamatan Sirampog, mengandalkan suplai air dari Tuk Suci. Selain Dawuhan, lahan pertanian itu tersebar di Desa Igirklanceng, Batursari, Sridadi dan Mendala.

“Dengan cara apapun, kami akan mempertahankan Tuk Suci, sumber air yang menjadi sumber penghidupan kami yang mayoritas adalah petani,” tandasnya.

Kewenangan Perhutani

Kepala Desa Abdul Kholik menegaskan, pihaknya belum pernah memberikan izin terkait pemanfaatan mata air Tuk Suci karena merupakan kewenangan Perhutani. “Tuk Suci itu kewenangannya ada pada Perhutani. Bukan desa,” ujarnya.

Kalaupun warga menolak, sebagai kades pihaknya akan mendukung warga, bahkan akan berada digaris terdepan untuk mempertahankan Tuk Suci.

Sementara Kepala RPH Igirklanceng BKPH Paguyangan Sopan, mengatakan Tuk Suci berada di petak 16 kawasan Hutan Lindung. Dia mengakui, Tuk Suci telah disurvei untuk kepentingan Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Jateng, awal Januari. “Baru disurvei. Kapan dilaksanakan kami sendiri kurang tahu,” katanya.

Menurut dia, proses pemanfaatan aset hutan tidak semudah membalikkan tangan. “Terkait penolakan warga ini, akan kami sampaikan ke pimpinan,” jelasnya.

( Teguh Inpras Tribowo / CN27 / JBSM )

sumber: http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2011/01/20/75941

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: