Rindu….

Di puncak malam, ketika angin selesai
Menjumputi sisa panas siang di tanah
Aku bersujud dan menuliskan rindu
Pada mulut batu, hamparan ladang cinta

Di puncak dingin, ketika angin membeku
Dan uap bertayamum dan mulai sujud
Aku menitipkan rindu ke dalam embun
Pada mulut batu, hamparan ladang cinta

Dan di awal hari, ketika dunia ditanyakan
Di timur, ketika embun dijerang terang
Aku tersedu melihat rindu menguap lepas
Dari mulut, hamparan segala yang sia-sia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: